“…VSI Sebagai Lahan Dakwah…”

Kultwit oleh Ustad @Yusuf_Mansur

 

1. Apa yang kurang dari VSI & kawan2 yang menjalaninya, dari sisi spiritualitas, itu justru JADI LAHAN DAKWAH kawan2 semua. Hndaknya selalu positif.

2. Kwn2 E-miracle, secara spiritualitas sudah bagus. Sebab basicnya emang 5 Pilar. Ihyaa-us-sunnah. Menghidupkan sunnah.

3. Segmentasi dakwah, harus diperlebar. Mereka yang hanya cari duit, pun HARUS DIDEKATI. nTar malah didekati yang lain. Lalu beri muatan positif.

4. Saya senang fiqh/manhaj dakwah begini. Seperti saya tetap datang ke Slank. Malah saya yg bisa belajar banyak tentang kesederhanaan & apa adanya.

5. Di VSI, hadiah mobil2 yang bertaburan, +bonus2 “dunia” berupa smartphone, tour ke Singapore, Eropa, income jutaan/bulan,..

6. —> toh kawan2 kemudian lihat, saya masukin kuliah online gratis, berupa coaching bisnis gratis. Yang isinya full spiritual/hal2 religi.

7. Pelan-pelan, diajak bukan hanya mengejar, mengumpulkan, & mencintai dunia. TAPI MULAI DIPERKENALKAN PADA ALLAH, Rasul-Nya, agama-Nya…

8. Yang belakangan bakal digeber, adalah program free-coaching-tahfidz online untuk VSI, dengan surah khusus, TABAAROK.

9. e-Miracle mah sudah khatam malah lebih dari 4 surat. Kawan2 yang merupakan pencari kerja asli, pencari rizki asli, di VSI, MULAI DIAJAK MASUK.

10. Walhasil, yg namanya dakwah itu, memang perlu proses. Jika hrs masuk dari pintu rumah mereka, masuklah dari pintu itu, yg sopan.

11. Kalau sudah diterima dengan baik, sudah bersahabat, berkeluarga, ngomong dakwah pun, akan jadi masuk.

12. Siapa juga sih yang GAK MAU DIAJAK MENUJU KEBAIKAN. Pastinya mau. Ini semua soal CARA, pendekatan, & konsistensi ajakan itu sendiri.

13. Saya menyenangi sangat e-miracle. Sebab dari awal orang masuk e-Miracle, rata-rata sudah dengan niatan dakwah & memperbaiki diri.

14. Mudah2an lewat VSI, siapa yang belum bisa diajak lewat e-miracle, bisa kemudian 1 sisi. Bukan hanya mencari rizki, TAPI JUGA MENCARI ALLAH, PEMILIKNYA.

15. Dakwah model begini, perlu pendekatan kebudayaan, kultural, persahabatan, yang gak serta merta. Seperti syetan juga, yang datang pelan-pelan.

16. Bahkan kadang kita kudu belajar dari STARTEGI DAKWAH DI LUAR ISLAM. Kayak apa? Mereka kadang membidik bukan bapaknya. Tapi anak2nya. Masa depan.

17. Atau tidak sedikit mereka yang membidik bukan saat hidup gagahnya. Tapi membidik ujung kehidupan seorang manusia, saat sakratul mautnya.

18. Di saat gagahnya gak bisa didekati, beresiko didekati, saat sakratul mautnya justru bisa jadi golden momen pindah aqidah.

19. Segitu sabarnya, hingga strateginya bukan cerita tuntas dalam 10, 20, 30 hr. Tp dalam 10, 20, 30 th. BEDA SEKALI DENGAN KEBANYAKAN KITA.

20. Dalam mendidik anak2 & santri, saya kerap memakai strategi pendekatan hati. Dapetin hati anak, dapetin kliknya. Hasinya? Bakal WOW.

21. APA SAJA PERLU SABAR DAN DISABARIN. Termasuk dalam urusan dakwah. Tantangannya makin berat. APALAGI DI SUASANA HEDONIS MATERIALISTIS kayak sekarang.

22. Salam buat kawan VSI & e-miracle seluruh nusantara, & yang SEDANG KERJA DI NEGARA-NEGARA ARAB, ASIA, AMERIKA DAN EROPA.
Salam kekeluargaan & persahabatan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s