VSI BUTUH ANDA UNTUK IKUT SELAMATKAN ASET BANGSA

Gaya lo..! Emang ente siapa pake ngajak-ngajak selamatin Indonesia. Mungkin begitu kira-kira pertanyaan sebagian besar rakyat Indonesia saat mendengar tujuan VSI. Mungkin juga ini masih jadi pertanyaan anda yang notebene telah menjadi member VSI.

Asing kini telah menguasai 70%-80% aset negara, memang namanya masih Indonesia, tapi kepemilikan sahamnya sudah bukan punya kita lagi. Mulai dari perbankan, telekomunikasi, hingga pertambangan.
Mungkin baru-baru ini anda membaca berita bahwa sebuah perusahaan seluler yang “tadinya” masih berbagi saham dengan negara lain, sekarang menjual seluruh kepemilikan sahamnya tersebut. sehingga sempurnalah 100% perusahaan tersebut jadi milik orang luar.

Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Prof Dr Pratikno, saat menjadi pembicara dalam seminar nasional yang digelar Keluarga Alumni UGM (Kagama) menyambut pra Munas Kagama XII 2014 di Kendari, Sabtu (9/11/2013), mengatakan :

“Kondisi bangsa kita saat ini sudah mengkhawatirkan sehingga tanpa dukungan dan kebijakan oleh semua elemen bangsa maka lambat laun seluruh aset akan jatuh ke tangan orang asing..”

Ia mencontohkan, aset di bidang perbankan bangsa asing telah menguasai lebih dari 50%. Begitu pula di sektor lain seperti migas dan batubara antara 70-75%, telekomunikasi sekitar 70%, dan lebih parah lagi adalah pertambangan hasil emas dan tembaga yang dikuasai mencapai 80-85%.

“Kecuali sektor perkebunan dan pertanian dalam arti luas, asing baru menguasai 40%. Namun demikian kita harus waspada agar tidak semua aset negara itu dikuasai asing,” katanya, seperti diberitakan Investor Daily.

Oleh karena itu, kata Prof Pratikno, untuk mempertahankan aset-aset yang belum dikuasai asing tersebut, perlu kebijakan dan terobosan yang lebih hati-hati dalam melahirkan keputusan sehingga aset yang belum dikuasi itu tetap milik bangsa Indonesia.

Ia mengatakan, memang sebuah ironi apabila rakyat Indonesia masih belum merasakan wujud kemakmuran merata dan berkeadilan.
“Di usia kemerdekaan 68 tahun, meskipun kaya raya dengan sumber daya alam namun hingga kini masih banyak didaulat oleh perusahaan negara asing,” katanya.

Yang jadi pertanyaan sekarang, Siapa saja sih elemen bangsa ini?! Tidak lain ya kita semua sebagai anak negeri.
Nah saatnya kita mandiri. VSI adalah misi anak bangsa yang mengajak anda untuk berusaha sendiri dan mandiri tidak tergantung pada orang lain. Apalagi membiarkan orang lain menyedot kekayaan dari seluruh aktifitas harian kita.

Ustad Yusuf Mansur hanyalah salah satu dari elemen yang merasa prihatin dengan kondisi saat ini. Dan kini beliau mendirikan sebuah komunitas di bawah naungan PT. VSI dengan moto : Menuju 10 Juta Komunitas Bersama Kita Bisa Beli Ulang Indonesia.

Tidak akan efektif manakala seseorang bergerak sendiri untuk mencapai tujuan yang besar. Maka ustad Yusuf Mansur bersama segenap tim manajemen VSI memfasilitasi terbentuknya sebuah gerakan yang dikelola secara unik dengan sistem bisnis.
Jadi mitra VSI tidak merasakan payahnya perjuangan berat ini karena di komunitas ini mereka melakukannya sambil berbisnis. Sungguh sangat jenius terobosan ustad Yusuf Mansur.
Mencari uang, menghasilkan uang, dan mengumpulkan uang untuk beli ulang Indonesia yang kemudian hasilnya diberikan lagi kepada mereka serta kepada negeri ini secara merata lewat program-programnya ustad demi kepentingan negeri.

Jika anda terpanggil untuk ikut dalam perjuangan komunitas VSI ini, mari sama-sama bergabung.
Satu tambahan dari diri anda akan mempercepat tercapainya target 10 Juta Komunitas yang insyaAllah juga mempercepat terlaksananya program Bersama Kita Bisa Beli Ulang Indonesia.

Salam Sukses VSI

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s