0

OLEH-OLEH DARI GATHERING MOYAVIDI & VSI

Sabtu 15 Maret Gedung Graha Sucofindo Jakarta Selatan
Ustad @Yusuf_Mansur :
“VSI lahir dari The Power of Ngamatin”

Ngamatin transaksi pembayaran listrik yang sudah dibayarkan, tiket KA ada keutungan 7500 tapi tidak dibagi-bagi oleh kapitalis, dll. Karenanya VSI ini didirikan oleh beliau, dan marilah kita coba berhitung :
Biaya admin 3000 untuk listrik, bila ada cabang bisnis cafe 10, rumah, kost2an 10, kontrakan 10, jadi ada biaya admin 30 x 3000/bulan. Dan ini dibayarkan selama seumur hidup!

Bersatu berjamaah dengan VSI kita bersama mengambil peluang itu.
Read, Feel, dan Believe jadilah Peluang.

Alhamdulillah Acara ini juga dihadiri oleh beberapa Ustad dari teman-teman Ustad Agus Idwar, Dewan Ekonomi Syariah, Para Management VSI, Koperasi Merah Putih, Team Moya Vidi Condotel (Patungan bisnis mitra-mitra VSI) dan ratusan Mitra VSI beserta Para Leader mereka.
Ustad Agus Idwar memutuskan menjadi bagian Komunitas VSI salah satunya adalah karena keyakinan akan figur seorang Ustad Yusuf Mansur. Dalam acara tersebut semua orang diajak bersholawat sebagai rasa cinta dan pengharapan agar akhlak Rosulullah yang mulia terbentuk dalam kepribadian kita sehari-hari.
Diakhiri lagu Insya Allah dari Maher Zain.

Ya InsyaAllah Bersama Kita BISA Membeli Kembali Indonesia.

On the stage juga ada beberapa Ustad yang sudah gabung di VSI. sekaligus para pemain Film TV ManJadda Wajada bersama Ustad Yusuf Mansur.

Puncak Acara :
Penjelasan untuk semua Mitra VSI yang ingin patungan Moya Vidi Condotel 200 kamar di Jogja.
Nantinya Mitra VSI bisa daftar dulu ke Koperasi Merah Putih yang menerima amanah mengelola dana dari Warga VSI. Daftar keanggotaan Koperasi Merah Putih sebagai Koperasi simpan pinjam dan koperasi jasa senilai minimal Rp. 400rb.

Sumber info yang hadir :
Pengurus Koperasi, Bpk Harry Prabowo (Management VSI), Bu Selvi (mewakili Mitra VSI), Pihak Moya Vidi (Bintang Promosindo).

Bpk H. Widi bersama Pak Dani dan Bu Selvi (Para Leader kami) mengajak Daftar Koperasi Merah Putih VSI secara berjamaah, Caranya :

Reg<spasi>nama lengkap/tglblnthn/nama ibu kandung/VSI
Contoh:
Reg Aku/170845/Ibuku/VSI

Kirim SMS ke 081294999900

Mari kita lakukan sekarang Khusus Bagi Warga VSI .
Bismillah.

Iklan
0

Seminar ‘gathering mayo vidi dan vsi’ di gd.sucofindo pasar minggu

Luar biasa, saya sulit melepaskan ingatan saya dari motifasi yang ustad yusuf mansur smpaikan kemarin.

Saat bercerita, beliau sampaikan bahwa jika berjamaah kita bahkan beli properti ratusan milyard. Sambil bercerita beliau kemudian ambil kalkulator. ‘kita sudah bermimpi, sudah berdoa saat nya membuktikan’ . . . Motifasi yang ringan namun kuat d hati.

Beliau juga bilang. Mohon maaf klo VSI saat ini belum sempurna. Saat gunakan system a, kurang bagus, tambah lagi kurang lagi, tambah lagi kurang lagi. Akhirnya beliau akan menyamakan sistem sama dgn salah satu bank besar (*disebutkan tapi saya g mau bilang ach. . . *)

Beliau juga bilang, sudah beberapa perusahaan yang sudah bicara dgn beliau kok. Waaa kl semua nya lancar. Bahkan tidak sampai 10thn semua nya sudah sangay besar. Daaaaannnnn ‘kalo ente saat ini pasangam muda. . InshaAllah anak ente nanti kuliah. Gratis. Kagak bayar’. . . (prok prok prok semua nya menyambut dgn bahagia. InshaAllah). .

Yuk, dukung niat mulia ustad yusuf mansur .

0

PROFIL PERUSAHAAN VSI

*dikutif langsung dari WEB Resmi VSI

Beranjak dari penggalian potensi masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan “gadget” mutakhir, lahirlah gagasan cemerlang seorang Yusuf Mansur yang ingin menjembatani kemudahan pembayaran semua kebutuhan masyarakat dengan menggabungkan kebiasaan menggunakan gadget dan kebiasaan membayar kewajiban.

Sejalan dengan itu, pada tahun 2013 lahirlah Veritra Sentosa Internasional (VSI) denga produknya Vpay. Vpay merupakan teknologi yang dapat digunakan pada semua jenis telefon selular atau handphone (melalui Aplikasi Android), Yahoo Messenger, Gtalk/ Hangouts, atau SMS biasa) dan dengan mudah/ sederhana maka kita dapat melakukan pembayaran seperti halnya kita melakukan pembayaran melalui ATM/ Internet Banking/ PPOB dan hanya berlaku di lingkungan komunitas tertutup/ intern (komunitas VSI).

SEJARAH
Perusahaan didirikan pada tanggal 10 Juli 2013 berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No.47 oleh Notaris/ PPAT H.Wira Francisca, SH., MH. Perusahaan ini didirikan langsung oleh pemilik perusahaan – Ustadz Yusuf Mansur.

JENIS USAHA DAN PEKERJA
Perusahaan menyediakan dan menjual teknologi atau perangkat pembayaran yang dikenal dengan V-Pay, yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran melalui telefon seluler (handphone) setelah pengguna telefon seluler tersebut didaftarkan dalam komunitas VSI. Fasilitas ini tidak dapat digunakan diluar komunitas VSI.

Dalam menjalankan bisnisnya, PT.VSI menawarkan 2 (dua) pilihan/ kategori transaksi (akad) terhadap semua mitra khusus VSI (komunitas VSI), yaitu:

1. Sebagai Pengguna pemakai VPay

2. Sebagai Pebisnis (turut memasarkan VPay dan mengembangkan komunitas VSI)

STRATEGI

Komitmen yang kuat dari karyawan dan kreativitasnya yang didukung oleh peralatan yang memadai menjadi benteng kami untuk menyediakan pelayanan kepada pelanggan dari berbagai tingkat.

Sebagai suatu tim, kami memiliki visi untuk menjadikan perusahaan sebagai bagian dari kebutuhan tetap masyarakat (life style) khususnya dalam hal menciptakan kemudahan/ kepraktisan serta penghematan terstruktur/ berjamaah yang akan dicapai melalui misi kuat kami, yaitu berkomitmen untuk menumbungkembangkan komunitas VSI sebanyak-banyaknya.

0

Kategori menjadi member VSI

Ada 2 kategori untuk menjadi bagian dari komunitas VSI Ust. Yusuf mansur :

1. Kategori Pengguna
2. Kategori Pebisnis

Bedanya :
Kategori pengguna ->
– Cukup merasakan kemudahan2 untuk melakukan transaksi2 rutin menggunakan vpay seperti isi ulang pulsa, listrik, air, telepon, internet, pembeliaan tiket, bayar pajak, kpr, toll, belanja, dll

Kategori pebisnis ->
– Selain dapat merasakan kemudahan, juga berkesempatan mendapatkan penghasilan yg signifikan. Kategori ini harus ikut serta memasarkan teknologi vpay atau mengembangkan komunitas VSI.
Kategori pebisnis berhak untuk mendapatkan penghasilan dari :
1. Komisi penjualan paket aktivasi perdana VSI
2. Cashback setiap transaksi mitra-mitra yg telah ia referensikan..
2. Bonus pengembangan grup dan duplikasi

Potensi penghasilan bisa mencapai ratusan juta perminggu.

Intinya :
Baik menjadi PENGGUNA maupun PEBISNIS, dua2nya menguntungkan… Oleh karena intu, kami mengajak sahabat2 untuk bergabung dgn komunitas VSI baik menjadi pengguna maupun pebisnis untuk mendukung visi mulia Ust. Yusuf Mansur…

Bagi sahabat yg mungkin masih ragu atau kurang pede untuk daftar menjadi kategori pebisnis yg harus ikut mengembangkan komunitas VSI, alangkah baiknya daftar terlebih dahulu menjadi ketegori pengguna…

InsyaAllah dengan begitu, sahabat telah mendukung gerakan BELI ULANG INDONESIA yg digagas oleh guru kami Ust. Yusuf Mansur

0

“…DAYA TARIK VSI…”

Sejak tahun 2013, sektor perbankan dan komunikasi terus berupaya menghadirkan REKENING PONSEL dengan tujuan untuk mempermudah masyarakat melakukan transaksi melalui nomor ponsel pemiliknya. Meskipun dalam jumlah transaksi yang terbatas, rekening ponsel ini akan menjadi trend transaksi masa depan yang mau tidak mau menuntut perubahan tatacara transaksi masyarakat selama ini.

VSI telah menangkap peluang besar di bidang transaksi dengan menawarkan potensi KEUNTUNGAN MELIMPAH dari penggunaan V-Pay pada ponsel anda.

1. KEMUDAHAN BERTRANSAKSI
Satu-satunya produk yang diperdagangkan dalam bisnis VSI adalah V-Pay yaitu software yang mengatur cara bertransaksi melalui HP/Smartphone yang anda miliki. Secara prinsip V-Pay akan mengubah kebiasaan bertransaksi Anda dari tradisi konvensional menjadi tradisi digital dengan tujuan agar lebih efisiensi.

Artinya bahwa Transaksi apapun dapat diselesaikan dari HP/Smartphone yang anda pegang saat ini. Dengan demikian Anda dapat berhemat banyak energi, biaya dan waktu, sehingga Anda bebas melakukan aktivitas rutin lain yang lebih bermanfaat.

2. GAYA HIDUP PENUH MANFAAT
Salah satu kebutuhan dasar manusia modern adalah alat komunikasi, baik berupa ponsel atau smartphone yang terhubung dengan internet. Ratusan juta masyarakat Indonesia saat ini seolah tidak dapat beraktifitas tanpa ponsel karena hampir seluruh kegiatan mereka terangkai dengan sistem komunikasi ini. Bahkan seseorang akan mengalami nomophobia (no-mobile-phone phobia) yaitu kondisi panik, takut, dan gelisah ketika mereka berada jauh dari ponsel mereka.

Ponsel adalah GAYA HIDUP MANUSIA MODERN dan setiap pengguna WAJIB MENGISI PULSA secara berkala agar tetap dapat berkomunikasi.
VSI melalui produk V-Pay menyediakan fasilitas pengisian pulsa pada HP/Smartphone sehingga anda dapat langsung membelinya. Hanya dengan mengikuti tatacara sederhana pada ponsel, maka pesanan pulsa segera anda terima. Selain itu V-Pay memberikan fasilitas transaksi non-pulsa seperti pembelanjaan/ pembayaran berbagai kebutuhan harian, bulanan dan tahunan langsung dari ponsel yang anda gunakan.

Setiap saat kita akan melakukan transaksi demi memenuhi kebutuhan & gaya hidup masa kini. Selain kemudahan ber-transaksi dari ponsel, VSI memberi peluang bisnis transaksi seperti pada sistem POB, PPOB (Pusat Layanan Pembayaran Listrik, Air Bersih, dll.) dimana Anda dapat memperoleh cashback dari setiap transaksi tersebut. Memiliki V-Pay berarti Anda sukses merubah gaya hidup biasa menjadi “gaya hidup penuh manfaat”.

3. KOMUNITAS BISNIS TERPERCAYA
VSI menghendaki terciptanya komunitas besar yang dibangun dari pemasaran produk V-Pay. Ketika Anda memiliki V-Pay maka secara langsung Anda telah tergabung dalam komunitas besar VSI. Dibawah nahkoda terpercaya Ustaz Yusuf Mansur, kekuatan komunitas dan finansial yang dimiliki VSI akan mewujudkan impian spektakulernya, yaitu “Membeli Kembali (aset) Indonesia” dimana Anda dan 9.999.999 komunitas menjadi pelaku bisnisnya. Sebuah prospek cemerlang yang akan mendatangkan manfaat dan keuntungan berlimpah kepada Anda.

Bersama Kita Bisa Beli Ulang Indonesia
Salam Sukses

0

PRO KONTRA VSI

FAQ :
1. Banyak yang bilang bisnis VSI-PAY Ust. Yusuf Mansur itu hanya akal-akalan UYM saja untuk mencari duit.

2. Dan ada juga yang bilang bisnis ini haram karena biaya pendaftaran terlalu mahal dibandingkan dengan produk yang dijual dipasaran (Jual beli kalau
menjualnya di atas harga normal dalam Islam disebut riba fadl).

2. Ada lagi yg bilang, sistem binary / MLM / piramida yang diterapkan di VSI akan membuat bisnis ini MATI lebih cepat. Karena yang menang adalah member yang daftar lebih awal, untuk yang terakhir daftar akan rugi karena tidak akan mendapatkan member lagi (untuk direkrut) dibawahnya. Dan dengan tidak adanya lagi orang yang daftar, maka bisnis ini akan berhenti. Dan yang jelas member terakhirlah yang akan dirugikan karena tidak mendapatkan member.

Jawab,
Coba kita bandingkan pertanyaan diatas dengan yang SEBENARNYA terjadi di VSI.

1. Untuk yang menganggap VSI ini akal-akalan UYM untuk mencari uang memperkaya diri sendiri.

>> Kalau memang beliau ingin kaya sendiri tentu member yang join VSI tidak akan diberi bonus, hadiah promo, point reward, dsb. Ya jelas laah, namanya saja ingin kaya sendiri, ngapain juga harus ngasih bonus, dsb. kepada membernya. Hehe..
Kalaupun UYM juga dapat hasil dari bisnis ini, ya jelas ini namanya bagi hasil. Lha wong dia yang punya bisnis kok.. MASA GAK BOLEH AMBIL KEUNTUNGAN? Dan bagi hasilnya pun jelas tidak ada yang ditutup-tutupi.

2. Bisnis VSI ini HARAM karena mengandung Riba Fadl (biaya pendaftaran terlalu mahal, tidak sebanding dengan barang yang didapat member).

>> Sebelumnya kita harus tahu apa itu pengertian Riba Fadl.
Riba Fadhl adalah jual beli atau pertukaran antara dua barangan yang sama jenisnya tapi beda kadar beratnya (jika dijual dengan cara ditimbang) atau quantity (jika dijual secara bilangan quatity).
Contoh : Menukar satu gram emas (jenis 24 karat) dengan dua gram emas (jenis 22 karat). Pertukaran jenis ini adalah haram karena sepatutnya kedua-duanya mesti sama timbangannya (contoh: 1 gram atau 2 gram).
Nah, menurut anda pas tidak kalau VSI ini dihukumi haram karena mengandung Riba Fadhl??? Jaka Sembung naik Ojek, gak nyambung Jeck..!

Biaya pendaftaran tidak sebanding dengan apa yg didapat member??? Coba perhatikan. Anda tahu berapa pendaftaran untuk izin usaha Pos Pay/Fast Pay/dll? Diatas 300rb rupiah. Anda tahu berapa pendaftaran untuk izin usaha tiket pesawat? Diatas 750rb rupiah. Anda tahu dan pernah cari tahu hal itu?

Di VSI Biaya pendaftaran usaha hanya 275rb. Untuk itu sangkin baiknya, VSI malah memberi hadiah pada para membernya. Waktu 3 bulan pertama dulu mendapatkan HabsPro 100 butir. Harga HabsPro (bukan Habs biasa/standart) sendiri dipasaran 100 butir = 270rb (boleh anda cek diluaran). Kalau sekarang hadiahnya diganti menjadi buku-buku karangan ustad Yusuf Mansur. Selain itu, member juga akan dapat web support sendiri yang jika kita buat sendiri harganya 200 ribuan. Dan juga dapat CD & tool kit / brosur seharga 25 ribuan. Lalu member bisa ikut kuliah Online Quantum Bisnis di Wisata Hati senilai 1 juta rupiah. Sebentar lagi insyaAllah akan ada program tahfidz al Qur’an senilai 2 juta.
Nah, coba kita total ada berapa biaya jika kita membeli semua secara terpisah / beli sendiri di lain tempat.
270rb + 200rb + 25rb + 1 juta = 1495rb.
Dari sini saja sudah jelas-jelas member tidak dirugikan.

Karena itu sebaiknya KITA SERAHKAN PEMBAHASAN mengenai istilah-istilah agama ini kepada para ahlinya yaitu Dewan Syariah Nasional MUI. Jika MUI mengeluarkan sertifikat Bisnis Syariah, maka insyaAllah VSI terbukti tidak melanggar kaidah-kaidah di atas.

3. Apakah sistem kerja di VSI hanya mencari downline/jaringan???

>> di VSI ini ada dua sistem kerja, yaitu kerja online & kerja offline :
1. Kerja Online (network marketing)
ketika kita sudah terdaftar di VSI maka kita akan mendapat web seperti ini http://www.klikvsi.com/?ref=VP1994671. Atau webreplika yang diberikan oleh masing-masing websupport tempat anda mendaftar. Dengan web inilah kita mencari member/downline.
Apakah cukup sampai disini?

2. Kerja Offline
kita juga bisa memanfaatkan bisnis VSI ini untuk membuka “Loket Pembayaran Online” (VSI-PAY). Kita bisa menerima berbagai macam pembayaran mulai pembayaran rekening listrik, PDAM, telpon, indovision, dll.. Uniknya, pelanggan pertama dari loket itu adalah diri kita sendiri. Mudah, tanpa harus antri di loket pembayaran dan efisien karena bisa dilakukan kapan dan dimana saja.
Keuntungan kerja offline ini adalah dari setiap transaksi yang kita jalankan, kita akan mendapatkan “Casback”. Dan ketika member dibawah kita melakukan transaksi seperti diatas, maka kita juga akan mendapatkan cashback.

>> Apa mungkin anda adalah MEMBER TERAKHIR VSI???
Setiap hari-bulan-tahun akan ada pertambahan penduduk di Indonesia apalagi di dunia. Bukan tidak mungkin mereka-mereka ini nantinya bakal jadi member di VSI. Jadi jika ada sebutan member terakhir untuk suatu bisnis jaringan adalah omong kosong. Kecuali bisnis ini sendiri ditutup oleh pemiliknya. Got it???

kalau pun selama kita menjalani bisnis tidak mendapat downline, karena mungkin hanya bertujuan untuk pemakaian sendiri ya masih dapat menikmati keuntungan dari transaksi sendiri. Tapi kalau berfikir tidak akan dapat downline, ya nggak mungkin lah selamanya nggak dapat member kecuali kita malas untuk mencari member. atau, belum rezeki. yuk selalu terapkan : be positive + keep positive = welcome positive.

Karena VSI bukan moneygame dimana anda setor uang 275rb lalu income akan mengalir terus-menerus begitu saja. Intinya, jika kita mau berdoa dan berusaha, insya Allah rezeki akan datang kepada anda.

Salam Sukses
VSI Menuju 10 Juta Komunitas

 

0

“..SALAM DAMAI DARI VSI..”

Dimana-mana banyak postingan atau artikel yang membahas tentang VSI. Baik itu di media sosial sampai di blog pribadi. Isinya pun bermacam-macam.

Ada yang membahas tentang VSI yang kata mereka :
menggunakan sistem MLM haram atau bisnis yang tidak menjual produk sama sekali,
aplikasi VPAY masih amburadul,
transaksi masih lelet,
deposit yang sering nyasar,
biaya daftar yang kata mereka hanya untuk memperkaya upline paling atas
harga terlalu mahal untuk ukuran bisnis transaksi pulsa all operator dan PPOB.
Hingga sampai menjurus ke FITNAH tentang Yusuf Mansur yang dibilang sebagai Ustad gak ngerti hukum agama Fiqh Mualamalah, gak ngerti aturan Perundang-undangan negara ini, serta hanya ingin memperkaya diri.

Astaghfirullah.

Inilah Indonesia. Cerminan saya, anda, dan diri kita semua.

Kebanyakan dari mereka, menganalisa permasalahan yang ada di VSI pertama lewat metode asal tebak, kemudian ada yang hanya hasil copas blog atau postingan yang nyata-nyata kontra VSI, bukan dari hasil analisa sendiri.

Selanjutnya, kalaupun itu hasil dari analisa pribadi, sebatas asumsi saja. Karena mereka BUKAN member VSI, mereka tidak tahu apa itu VSI dan tujuan sebenarnya VSI sendiri. Bahkan ada yang sampai bikin grup khusus untuk menganalisa VSI dengn gaya “ilmiah” mereka sendiri. Memperlihatkan betapa cerdas pemikiran mereka, minta diakui bahwa pendapatnya sangat Up to Date didukung oleh segepok fakta akurat yaaaaang, lagi-lagi hasil copas atau googling dari negeri antah-berantah saat surfing online.

Yang lucu lagi, ada beberapa dari mereka habis-habisan mengulas kelemahan VSI, tapi ternyata mereka juga pemain bisnis yang sistem kerjanya bisa dibilang hampir sama dengan VSI. Untuk yang terakhir ini, boleh lah dikatakan mereka adalah kompetitor dari VSI yang takut member mereka akan lari dan bergabung di VSI.

Anggap saja analisa ini juga menggunakan metoda hanya sekedar asal tebak.. Hehe.. Just kidding.. Bi Kul and Bi Kalem, oke..

Kalaupun info akurat mereka berasal dari “mantan” member VSI, rata-rata mereka itu adalah member yang ikut gabung VSI tapi tidak tahu apa itu VSI. Sehingga ketika mereka gabung, yang ada hanya penyesalan dan pada akhirnya, mereka berkoar-koar diluar sana bahwa mereka kecewa telah gabung. Sampai terjadi penjualan akun VSI.

Untuk masalah penjualan akun ini, terkadang itu hanya perbuatan iseng segelintir orang yang kontra dengan VSI. Tujuannya hanya untuk membuat member VSI jadi bimbang. Apakah anda termasuk yang bimbang? Selamat. Anda sudah masuk jebakan batman, hehehe.

Kalau pun sumber berita adalah orang yang memang benar member VSI, maka biasanya member yang seperti ini adalah member yang minim akan pengetahuan produk, atau member yang malas untuk belajar dan bertanya, atau bisa juga dia adalah member yang memang benar-benar tidak mengerti tujuan dari VSI ini didirikan. Alias member ikut-ikutan.

Catatan ini hanya sekedar menuliskan apa yang mejadi uneg-uneg sejumlah mitra mengenai bisnis VSI ini.
Yang ingin diutarakan adalah :

1. Untuk para member VSI.
Jika anda mendapati sebuah postingan yang membahas VSI dengan segala analisa memojokkan, tanggapi saja dengan kepala dingin.
Jika anda member yang tidak atau belum paham dengan kinerja di VSI, jangan ikut berkomentar, karena nanti ujung-ujungnya anda sendiri yang akan terpojok dan komen tersebut malah akan menjadi boomerang bagi VSI sendiri. Jangan segan atau malas selalu bertanya kepada member lain yang lebih tahu. Pelajari betul-betul bagaimana apa tujuan VSI. Ini juga berlaku di bisnis lain yang anda ikuti.

2. Untuk yang belum gabung.
Jika ada niat anda untuk bergabung di VSI, carilah sponsor yang bertanggung jawab dan mau membimbing anda hingga anda mengerti betul mengenai VSI.

3. Terakhir, poin yang TERPENTING : Untuk para sponsor.
Jika anda akan mengajak seseorang untuk jadi mitra, jadilah sponsor yang bertanggung jawab. Jangan setelah berhasil menggandeng seseorang, lalu anda membiarkan mitra anda tersebut bimbang tidak mengerti langkah selanjutnya. Tidak ada yang mengharuskan anda mengerti 100% tentang VSI, karena bagaimanapun sebagian besar kita adalah mitra yang juga dalam proses belajar. Tapi maksimalkan fungsi komunitas dan grup anda untuk saling berbagi ilmu, berbagi doa, dan berbagi pengalaman positif. Saling dukung dan saling sayang demi tercapainya sukses berjamaah yang kita impikan.

Sekali lagi tulisan ini hanya bertujuan untuk mengingatkan kepada seluruh member VSI.
Sedangkan mengenai artikel-artikel yang banyak mengulas tentang VSI, kita tanggapi hal itu sebagai bahan pembelajaran. Penambah ilmu. Tidak perlu ditanggapi serius, yang nantinya hanya memancing debat kusir saja, tidak akan ada ujung penyelesaiannya.

Mari belajar dari sang Founder VSI, ustad Yusuf Mansur. Setelah menerima sekian banyak tudingan, fitnah dan caci maki, justru balik mendoakan kebaikan bagi orang-orang tersebut.
Just Bi Kul and Bi Kalem With VSI.

Salam Damai VSI

Sumber : Catatan dari seorang Mitra VSI